Penyebab dan Jenis Impetigo

Penyebab dan Jenis  Impetigo

Penyebab dan Jenis  Impetigo, Infeksi Kulit Menular

Penyebab dan Jenis Impetigo ialah penyakit infeksi kulit yang banyak ditemui dan di derita oleh anak kecil maupun balita. Penyakit ini umumnya diikuti adanya kemerahan di wajah, terutamanya dibagian mulut dan hidung dibarengi dengan munculnya jaringan seperti darah atau kotoran yang jadi kering.

Impetigo terhitung penyakit yang menyebar. Oleh karenanya, pasien impetigo harus jaga contact sama orang lain.

Baca Juga: Pengobatan Sederhana Penyakit Impetigo

Penyakit ini sesungguhnya tidak beresiko dan cedera berbentuk infeksi yang enteng umumnya akan pulih tanpa ada jaringan parut. Tetapi, impetigo dapat mengakibatkan kompleksitas penyakit yang lain bila telat diatasi lho.

Merilis Mayo Clinic dan Medical News Today, beberapa Penyebab dan Jenis Impetigo yang dapat berlangsung diantaranya:

  • Selulitis: bila bakteri S. aureus telah berkembang dan menebar ke dalam susunan kulit, ini tidak lagi impetigo. Ini dapat disebutkan penyakit selulitis yang bisa memengaruhi jaringan di bawah kulit, dan dapat menebar ke kelenjar getih bening dan saluran darah. Bila selulitis tidak diobati, karena itu bisa memberikan ancaman nyawa penderitanya.
  • Psoriasis guttate: bintik merah dan bersisik di kulit yang meradang berkembang di semua anggota badan. Tetapi, ini tidak menyebar, dan dapat berlangsung pada beberapa anak dan remaja setelah terkena bakteri, khususnya infeksi kerongkongan.
  • Demam Scarlet: adalah infeksi bakteri sangat jarang yang berasal dari S. pyogenes. Tanda-tandanya berbentuk ruam lembut warna merah muda di semua badan, dan peluang dibarengi mual, muntah, dan ngilu.
  • Bakteremia atau sepsis: infeksi bakteri dalam darah yang dapat menyebabkan demam, peluang napas cepat, muntah, ketidaktahuan, dan pusing. Sebab bisa memberikan ancaman nyawa, penderitanya harus dirawat inap.
  • Glomerulonefritis saat streptokokus: infeksi pada pembuluh darah kecil di ginjal yang dapat berpengaruh fatal untuk orang dewasa. Kompleksitas jarang berlangsung. Tanda-tandanya berbentuk urine yang warna gelap dan hipertensi. Rawat inap umumnya diperlukan untuk mengawasi tekanan darah pasien.
  • Permasalahan ginjal: satu dari dua bakteri pemicu impetigo dapat menghancurkan ginjal.
  • Jaringan parut: bisul yang berkaitan dengan ecthyma bisa tinggalkan sisa.

Berapa umumkah keadaan ini?

Penyakit Addison bisa ada di tiap usia dan tipe kelamin. Tetapi, di beberapa masalah, penyakit ini seringkali menulari wanita dibanding pria.

Situs service warga Britania Raya, NHS, penyakit ini termasuk dalam abnormalitas sangat jarang yang umumnya berlangsung antara usia 30 dan 50 tahun. Terus diskusi pada dokter Anda untuk info selanjutnya.

Impetigo adalah infeksi kulit yang biasa dan benar-benar menyebar. Penyakit kulit ini biasanya menyerbu beberapa anak, khususnya balita umur 2-5 tahun. Impetigo kerap bermula dari cedera kecil, gigitan serangga, atau ruam seperti eksem, sisi di mana kulit hancur. Tetapi, infeksi bisa juga berlangsung di kulit yang sehat.

Infeksi yang berlangsung di kulit yang sehat disebutkan dengan impetigo primer, sedang infeksi dibagian kulit yang hancur disebutkan dengan impetigo sekunder.

Seorang dapat terkena karena sentuh beberapa benda yang awalnya disentuh orang yang lain terkena, misalkan handuk, seprai, baju, mainan, dan lain-lain. Sesudah terkena, orang itu dapat dengan gampang menyebarkannya ke seseorang.

Meringkas dari bermacam sumber, di bawah ini bukti-bukti sekitar impetigo yang penting kamu kenali.

Penyebab impetigo

Merilis Medical News Today, impetigo berasal dari bakteri Staphylococcus aureus (S. aureus) atau Streptococcus pyogenes (S. pyogenes). Bakteri S. aureus atau S. pyogenes mengontaminasi susunan kulit luar, yakni epidermis.

Muka, lengan dan tungkai adalah sisi yang kerap terserang. Ke-2 tipe bakteri ini bisa memacu infeksi bila ada cedera. Infeksi dapat diawali dengan 2 langkah, yakni:

  • Impetigo primer: bakteri menyerbu kulit yang normal dan sehat, tanpa ada tempat masuk.
  • Impetigo sekunder: bakteri menyerbu kulit sebab ada infeksi atau keadaan kulit yang lain sudah mengusik perlindungan kulit, seperti eksem atau kudis.

Impetigo ke orang dewasa umumnya berasal dari luka di kulit, dan kerap kali berasal dari keadaan kulit lain seperti dermatitis, yaitu infeksi di kulit. Saat itu, beberapa anak umumnya terkena sesudah terluka, tergesek, atau karena garukan sebab gigitan serangga. Menggaruk dapat membuat bakteri lebih gampang masuk di dalam kulit.

Impetigo dapat dengan gampang menebar antara beberapa anak. Beberapa anak dapat mengontaminasi bagian keluarga yang lain, dan dapat mengontaminasi kembali dirinya.

Sama seperti yang tercatat di situs Healthline, beberapa anak dan orang dewasa beresiko semakin tinggi diserang impetigo bila mereka:

  • Menderita diabetes
  • Tinggal di cuaca yang hangat atau lembap
  • Memiliki mekanisme kebal yang terusik seperti HIV
  • Sedang jalani dialisis
  • Mempunyai gigitan serangga atau poison ivy
  • Bermain olahraga contact
  • Mempunyai keadaan kulit seperti dermatitis, eksem, atau psoriasis
  • Mengalami sengatan matahari atau cedera bakar yang lain

Bakteri berkembang biak pada keadaan yang panas dan lembap, hingga impetigo condong angin-anginan, dan masalahnya mencapai puncak waktu musim panas dan turun pada musim dingin.

Disamping itu, masalah impetigo seringkali diketemukan di negara berkembang dan di negara industri yang wilayahnya miskin.

Jenis-jenis impetigo

Merilis Healthline, ada tiga tipe impetigo berdasar bakteri pemicunya dan cedera yang tercipta. Tiap tipe melalui rangkaian tingkatan.

Pertama ialah impetigo nonbolusa yang muncul karena bakteri S. aureus. Tipe ini adalah wujud impetigo yang umum, yakni seputar 70 % masalah. Tahapan-tahapannya yakni: Umumnya diawali dengan kemerahan, cedera gatal di seputar mulut, dan hidung

  • Luka pecah, cedera pecah, tinggalkan kulit merah, dan iritasi disekelilingnya
  • Bentuk kerak warna kuning kecokelatan
  • Ketika remah pulih, ada bintik kemerahan yang menghilang dan tidak tinggalkan sisa

Ke-2 ialah impetigo bulosa. Sejumlah besar masalah impetigo tipe berasal dari bakteri S. aureus. Beberapa tahapan impetigo bulosa yakni:

  • Biasanya membuat lepuh atau bola yang semakin besar, berisi cairan bening yang dapat bertambah lebih gelap dan kotor. Lepuh diawali di kulit yang tidak pecah dan tidak dikitari oleh tempat kemerahan
  • Lepuh jadi lunak dan bening, lalu pecah terbuka
  • Bentuk cedera kekuningan dan berkerak di tempat lepuh yang pecah
  • Lepuh umumnya tidak tinggalkan sisa cedera waktu penyakit telah pulih

Ke-3 ialah ecthyma, yang walau masalahnya jarang-jarang tapi infeksinya lebih serius. Ecthyma terkadang berlangsung waktu penyakit tidak diobati. Tipe impetigo ini, masuk lebih dalam ke kulit dibandingkan tipe impetigo yang lain, dan semakin lebih kronis. Beberapa tahapan impetigo ecthyma yakni:

  • Infeksi ini membuat lecet yang menyakitkan di kulit pantat, paha, tungkai, pergelangan kaki, dan kaki
  • Lepuh beralih menjadi cedera yang berisi nanah dengan kerak yang lebih tebal
  • Kulit di seputar cedera kerap kali jadi merah
  • Luka pulih secara perlahan-lahan dan peluang tinggalkan sisa setelah penyakit pulih

Merilis Medical News Today, impetigo bulosa biasanya menyerbu bayi berumur di bawah dua tahun. Demam dan kelenjar lebam seringkali berlangsung pada impetigo bulosa dibanding impetigo nonbulosa.